Ditengah COVID 19 LENSA TETAP LAYANI PENGADUAN Kekerasan Terhadap Perempuan

0
89
Salurkan Donasi Anda untuk berbagai kegiatan sosial keagamaan yang dilaksanakan LENSA melalui rekening a.n YAYASAN LENSA BHINEKA NUSANTARA : 1. Bank Mandiri : (182-00-01377747-2), 2. BNI Syariah : (0782859358), 3. BRI : (4413-01-020121-53-6), dan 4. BJB : (0091819961100). Semoga bantuan Anda membawa Manfaat untuk semua. Aamiin..

Komitmen Lembaga Penelitian Sosial dan Agama (LENSA) Sukabumi dalam menangani Kasus-Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan (KtP) dan Anak, ternyata tak terbatas keadaan, meskipun wabah COVID 19 di Sukabumi terjadi seperti halnya daerah lain di Indonesia bahkan sejak Maret hingga Juni 2020 masih berstatus Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) Parsial di 15 Kecamatan, LENSA tetap memberikan pelayanan kepada para Kliennya yang membutuhkan bantuan.

Hal tersebut dibenarkan Direktur LENSA Sukabumi, Daden Sukendar. Ia mengatakan penanganan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di era COVID 19 ini sedikit terabaikan oleh berbagai pihak terutama pemegang kebijakan, makanya meskipun lembaganya banyak memiliki keterbatasan, LENSA tetap menerima pengaduan para Korban dan mencoba mencarikan solusi yang bisa menjadi jalan keluar dari masalah yang dihadapi kliennya.

Menurutnya di bulan Juni saja LENSA mendapatkan Tiga pengaduan Kekerasan terhadap perempuan meliputi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menimpa perempuan berinisial TS (38) oleh suaminya, Kekerasan Dalam Berpacaran (KDP) menimpa DY (20) dan Kekerasan Berbasis IT menimpa RL (25). “Di era Corona ini sepertinya banyak kasus KtP terabaikan, karena konsentrasi kita terpusat ke COVID 19, padahal ternyata Kekerasan terhadap perempuan tidak pernah berhenti, terbukti di bulan ini saja ada 3 korban yang melapor ke LENSA”. Ungkapnya. Ia pun berharap pihak berwenang meluangkan waktu untuk melayani hal ini. “Saya berharap Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum juga tetap memberikan perhatian pelayanan terhadap Perempuan korban”. Harapnya.

Sementara dihubungi terpisah, TS (38), salah seorang Klien LENSA Sukabumi menuturkan kepada lensabhineka.com, dirinya sangat senang setelah beberapa waktu terkatung masalahnya, akhirnya bisa diadukan melalui LENSA Sukabumi. “Saya sangat senang bisa mengadukan masalah saya ini ke pa Daden di LENSA, karena saya sudah lapor ke yang berwajib tapi kasus saya masih mandeg, akhirnya saya caritahu di Facebook informasi penanganan kasus KDRT seperti yang saya alami, saat itu ada ibu dari Yogyakarta memberikan nomor pa Daden katanya suka peduli dan mendampingi penyelesaian kasus-kasus kekerasan seperti yang saya alami”. Jelasnya lirih.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan