FPL GELAR VIRTUAL MEETING BERSAMA KEMENTRIAN PPPA

0
89
Salurkan Donasi Anda untuk berbagai kegiatan sosial keagamaan yang dilaksanakan LENSA melalui rekening a.n YAYASAN LENSA BHINEKA NUSANTARA : 1. Bank Mandiri : (182-00-01377747-2), 2. BNI Syariah : (0782859358), 3. BRI : (4413-01-020121-53-6), dan 4. BJB : (0091819961100). Semoga bantuan Anda membawa Manfaat untuk semua. Aamiin..

Forum Pengada Layanan (FPL) yang merupakan gabungan dari berbagai organisasi yang punya kepedulian terhadap persoalan perempuan  dalam rangka penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan di Indonesia, baru-baru ini (24.07.20) mengggelar Virtual meeting bersama Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Koodinator Sekretariat Nasional (Seknas) FPL, Veni Siregar, menyampaikan bahwa paling tidak ada tiga tujuan digelarnya rapat virtual meeting ini, pertama untuk menginformasikan situasi perempuan korban dan layanan pendampingan kasus di berbagai daerah terutama di MAsa Pandemi COVID 19. Kedua untuk membangun sinergi layanan yang diberikan pemerintah dengan layanan yang dilakukan masyarakat sipil. Dan yang ketiga adalah untuk memastikan adanya sinergi bersama agar akses keadilan bagi perempuan korban kekerasan mulai tingkat pusat hingga daerah terpenuhi. “Kami di FPL ini yang terdiri dari 115 lembaga dari 32 Provinsi yang ada di Indonesia dan saat ini sudah menangani sekitar 1242 Kasus kekerasan terhadap perempuan. Dengan virtual meeting ini setidaknya memiliki tiga  tujuan itu” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, memberikan apresiasi kepada FPL yang beliau kenal sudah berdiri sejak 20 tahun yang lalu diawali dengan nama Forum belajar dan sejak 2016 lalu berubah nama menjadi Forum Lembaga Layanan dan selama ini terus hadir melakukan pendampingan kepada perempuan korban kekerasan yang memerlukan bantuan. “Saya memberikan apresiasi dan terimakasih kepada FPL yang sudah dengan ikhlas hadir mendampingi para perempuan korban kekerasan di berbagai daerah dan pelosok negeri, semoga komitmennya terus terjaga dan kedepan kita bisa terus bersinergi” Ungkapnya.

Masih menurutnya, ke depan Kementrian PPPA akan memberikan bantuan berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan (KtP), dan mengalokasikan anggaran hingg 100  M. Namun tentunya itu dilakukan secara bertahap di tahun 2021 dan memerlukan proses serta membuat berbagai kriteria seperti daerah yang memiliki kasus KtP tinggi dan Pemerintah Daerahnya memiliki komitmen baik untuk bersama-sama menanggulangi masalah tersebut. “tahun 2021 kita akan gulirkan DAK, namun tentunya secara bertahap, dan mungkin tidak 115 FPL langusung mendapatkannya, namun ada beberapa kriteria daerah dan proses yang harus di tempuh”. Tambahnya.

Tidak kurang dari 70 Peserta, yang terdiri dari perwakilan berbagai lembaga yang tergabung dalam FPL Indonesia mengikuti kegiatan Virtual meeting ini yang dipandu langsung oleh Wartawan Senior Kompas, Sonnya Hellen, termasuk Lembaga Penelitian Sosial dan Agama (LENSA) Sukabumi hadir dalam kegaitan ini, yang diwakili langsung oleh Direktur LENSA Sukabumi, Daden Sukendar.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan