Gubernur LEMHANNAS RI buka Konferensi Internasional

0
38
Salurkan Donasi Anda untuk berbagai kegiatan sosial keagamaan yang dilaksanakan LENSA melalui rekening a.n YAYASAN LENSA BHINEKA NUSANTARA : 1. Bank Mandiri : (182-00-01377747-2), 2. BNI Syariah : (0782859358), 3. BRI : (4413-01-020121-53-6), dan 4. BJB : (0091819961100). Semoga bantuan Anda membawa Manfaat untuk semua. Aamiin..

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS) RI, Letnan Jenderal (Purn) Agus Widjojo, hadir dan membuka acara Konferensi Internasional yang bertema “Building Grounded & Sustainable Peace: Women’s Experience in Post Conflict Situations and the Realm of Radicalism  di Auditorium Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta (26.11.20).

Dalam kesempatan tersebut Agus menyampaikan pemaparannya yang bertajuk “Membangun Kembali Kehidupan, Mempertahankan Perdamaian: Kontribusi Berarti Perempuan dalam Membangun Ketahanan Nasional dan Solidaritas Global”. Sebelumnya, Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani, memberikan kata sambutan sebagai ucapan selamat datang dan menegaskan tujuan dilaksanakannya Konferensi Internasional tersebut.

Menurut Andy Kenferensi yang terlaksana berkat kerjasama Komisi Nasioanl Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) dan Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS) RI ini dilaksanakan dalam rangka memperingati 20 tahun UNSCR 1325 dan Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan, 25 November, dan menegaskan kembali komitmen kedua lembaga terhadap implementasinya. “Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang ikut serta mensukseskan Konferensi Internasional dalam rangka memperingati 20 tahun UNSCR 1325 dan Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan, 25 November, ini”. Ungkapnya. Masih menurut Andy, baik bagi Komnas Perempuan maupun Lemhannas, konferensi ini juga diselenggarakan dengan visi untuk mengemban amanah Konstitusi bagi peran proaktif Indonesia dalam membangun perdamaian dunia. Konferensi ini mendorong terjadinya pertukaran wawasan dan munculnya buah-buah pemikiran untuk mendorong percepatan pemenuhan agenda perempuan dan perdamaian.

Selain itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, secara daring I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyampaikan keynote speech-nya dengan judul “Pengalaman Perempuan Indonesia dalam Membangun Perdamaian: Prestasi, Tantangan, dan Memajukan Agenda.”

Kegiatan konferensi internasional ini dilaksanakan secara hybrid dengan peserta offline and online. Beberapa narasumber/panelis menyampaikan pemaparannya secara daring baik dari dalam dan luar negeri, yaitu: Prof. Fabian Salvioli; (Pakar Internasional tentang Keadilan Transisi) yang menyampaikan narasi penting dari perspektif global kontribusi pengalaman perempuan dalam proses keadilan transisional sebagai dasar untuk membangun perdamaian. Sedangkan Dr.Mossarat Qadim (PAIMAN Alumni Trust, APWAPS’ affiliate) menyampaikan pengalaman perempuan Pakistan dalam menghadapi radikalisme dan membangun perdamaian di Asia Pasifik.

Hadir juga narasumber dari Indonesia, seperti Prof. Dr. N. Jenny Malik, S.S., M.A. (Tenaga Ahli Pengajar Bidang Sosial Budaya Lemhannas RI) yang memaparkan “Refleksi Peran Perempuan dalam Membangun Perdamaian pada Konteks Menguatkan Ketahanan Nasional”. Kedua lainnya, narasumber yang  hadir secara luring adalah Yuyun Wahyuningrum (Perwakilan Indonesia untuk AICHR) dan Alimatul Qibtiyah (Komisioner Komnas Perempuan).

Sumber : https://www.komnasperempuan.go.id/read-news-konferensi-internasional-komnas-perempuan-dan-lemhannas-26-november-2020

Tanggapan Pembaca

Tanggapan