Tidak kurang dari 80 orang siswa dan siswi tingkat SLTA serta santri pesantren-pesantren di wilayah Jawa Barat mengikuti kegiatan Kemah Bhakti Pelajar Pembauran Kebangsaan untuk penguatan Toleransi beragama Tingkat Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL) Provinsi Jawa Barat di Villa Grand Yustik Sukabumi, Jl. Pondok Halimun Perbawati Salabintana Sukabumi selama 2 hari mulai tanggal 28 s.d. 29 Agustus 2019.

Menurut panitia dari Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat, Agus Komarudin, kegiatan yang mengusung tema “Melalui Kegiatan Kemah Bhakti Pemuda Pembauran Kebangsaan Kita Wujudkan generasi milenial yang harmonis” ini diikuti oleh para pelajar dari lintas agama yang datang dari berbagai wilayah Jawa Barat khususnya priangan barat meliputi Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota dan Kabupaten Sukabumi serta Cianjur. “Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkokoh ideologi Pancasila, Persatuan dan KEsatuan Bangsa dan Bhineka Tunggal IKA, untuk saat ini diikuti 5 Wilayah yaitu Kota Depok, Kokab.Bogor, Kokab. Sukabumi & Cianjur”. Jelasnya.

Para peserta kemah bhakti nampak antusias mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan panitia di alam terbuka tersebut, dan saat lensabhineka.com menemuai mereka salah seorang peserta menunjukan kegembiraannya dan mengungkapkan kesan mereka terhadap kegiatan itu, Muhammad Faqih Sauqi misalnya, Siswa kelas X RPL SMK Ma’arif NU Al-Fathonah Pasirmalang Gunungguruh Sukabumi, saat ditanya kesan-pesan mengikuti kegiatan ia menuturkan rasa senangnya. “saya sangat senang mengikuti kegiatan ini karena bisa nambah teman, nambah wawasan dan pengalaman, acaranya juga rame, smoga kegiatan seperti ini nanti diadakal lagi di Sukabumi”. Harapnya.

Senada dengannya, Marko, salah seorang peserta utusan Gereja Santo Fransiskus Asisi Cibadak ini menyampaikan kesan-pesannya. “Acaranya bagus buat anak-anak generasi penerus bangsa dan dapat banyak pelajaran juga yang didapat dari acara ini. Semoga acara ini berlanjut lagi di tahun yang akan datang”. Ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab. Sukabumi, Daden Sukendar, yang mendapat kepercayaan mengkoordinir peserta asal Kab. Sukabumi menyampaikan bahwa Peserta asal Kab. Sukabumi berjumlah 30 orang terdiri dari 20 orang laki-laki dan 10 orang perempuan berasal dari berbagai latar belakang ada yang dari sekolah Umum seperti SMA, SMK dan MA, ada juga dari Pesantren, dan utusan Gereja. Ada 7 lembaga¬† yang mengirimkan siswa-siswinya mengikuti kegiatan ini yaitu MAN 1 Cibadak, SMAN 1 Cibadak, SMK Ma’arif NU Al-Fathonah, Pondok Pesantren Al-Masthuriyah, Pondok Pesantren YASTI Cisaat, Gereja Kristen Pasundan Cikembar dan Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Cibadak. “Ada 30 orang peserta asal Kab. Sukabumi yang dapat mengikuti kegiatan yang baik ini, insyaAllah akan memperkuat kondusifitas perdamaian di sukabumi kini dan masa yang akan datang”. Tuturnya.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan