nilai sebuah botol
  • Kalau diisi air mineral, harganya 3 ribuan…
  • Kalau diisi jus buah, harganya 10 ribuan…
  • Kalau diisi Madu, harganya ratusan ribu…
  • Kalau diisi minyak wangi harganya bisa jutaan!.
  • Kalau diisi air comberan, hanya akan dibuang dalam tong sampah karena tidak ada harganya…

Sama-sama dikemas dalam BOTOL tetapi berbeda nilainya, sebab “isi” yang ada di dalamnya berbeda…

Begitu juga dengan kita; semua sama… semua manusia… Terlahir sebagai makhluk yang dapat “diisi”. Tergantung apa yang masuk ke dalam “isi kita” – dalam pikiran, dalam perasaan, dalam kehidupan.

  • Diisi dengan hal-hal yang menyenangkan, dengan spiritual, maka “isi diri kita” sangat menyenangkan, nilainya menyenangkan.

  • Diisi dengan ilmu-ilmu, maka nilainya tergantung seberapa besar ilmu yang didapat, dan ilmu yang digunakan.

  • Diisi dengan permainan, game, maka nilai kita seharga game itu..

+Diisi dengan berbagai macam pengalaman, maka nilainya seharga pengalaman itu, dan bisa laku kalau disebar dijual.

+Diisi dengan pengetahuan kotoran comberan perasaan dan pikiran sampah, maka “isi diri kita” tidak lebih banyak sampah.

+Diisi dengan berita, isu, dan propaganda, maka “isi diri kita” selama itu hanya berisi kemarahan, penderitaan, kebencian, kesakitan, dan sampah-sampah dalam jiwa..

Yang membedakannya adalah; Isi yang kita konsumsi sehari-hari.

  • Ilmu dan pemahaman yg benar akan membangun karakter yg benar.

  • Berita dan isu yang musiman hanya sehari, seminggu, sebulan, akan memenuhi cache/sampah dalam diri kita, seperti Smartphone, Komputer, yang penuh dengan sampah software, sampah aplikasi

  • Bila kita mengisi hati, dgn penyesalan masa lalu & kekhawatiran akan masa depan, hampir pasti kita tidak akan memiliki hari ini untuk kita syukuri.

Hujan & badai akan selalu kita temui dalam perjalanan hidup, namun…

“Hujan besar itu seperti tantangan hidup. Tidak perlu berdoa memohon hujan berhenti, tetapi cukup berdoa agar Payung kita bertambah kuat”

Ingat! Umur itu seperti es batu. dipakai atau tidak dipakai akan tetap mencair… digunakan atau tidak digunakan umur kita tetap akan berkurang dari “jatah” yg telah ditetapkan.

“Selagi masih tersisa jatah usia kita, lakukanlah KEBAIKAN sebanyak yg kita mampu lakukan. Isi dengan nilai kebaikan, agar Diri kita semakin berharga.”

“Atau teruslah isi dengan sampah berita, isu yang akan basi setiap hari/minggu/bulan, atau dengan kubangan comberan kebencian, kemarahan, dan dengki, caci maki”

Saya mencintai Anda..

Mengapa tidak Anda isi dengan hal-hal yang bernilai dengan :

  • Memperdalam keimanan, keislaman dan menebar sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim..

  • Meningkatkan rasa syukur dan berbagi karunia hidup, suka-duka dengan sesama.

  • Mempelajari dan menikmati seni, dan keindahan hidup.

  • Mempererat silaturahmi dan kehangatan dengan kerabat, dan tetangga

  • Mempelajari Ilmu bisnis, dan mengasah kemampuan dan etos kerja..

  • Menambah pengetahuan dan wawasan dunia, teknologi, sains, kesehatan, kekayaan flora dan fauna.

  • Berniaga, berolahraga, berwisata, dan menciptakan hal-hal bermakna dan dapat dibagi.

  • Menulis, mengajar, dan berkarya untuk kemajuan bangsa Indonesia.. dan Bermanfaat bagi sesama..

Dal hal-hal yang bernilai lainnya..

كل اناء بما فيه ينضح

Setiap wadah mengeluarkan apa yang ada di dalamnya.

Apa yg kita keluarkan, adalah isi tubuh dan jiwa kita.

Apa yang ucapkan, adalah apa yang ada dalam diri kita.

Salam Harmoni,

Semoga menginspirasi..


Terima kasih telah menyimak dan membagikan tulisan ini.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan