Gegap gempita dan keceriaan mewarnai kebahagiaan umat Islam dalam menyambut semaraknya Tahun Baru Hijriah 1441 di seantero Negeri, tak terkecuali masyarakat Muslim di Kabupaten Sukabumi. Sejak sore hari (31.8.2019) nampak masyarakat disekitar Masjid Provinsi Raudlatul Irfan yang berlokasi di Jl. Lingkar Selatan ini mulai berbondong-bondong menuju Masjid, begitu juga sebagian masyarakat dari daerah lain di wilayah Sukabumi nampak mulai berdatangan dengan menggunakan berbagai alat transfortasi baik roda dua maupun roda empat.

Bukan tanpa alasan mereka mendatangi masjid tersebut, karena menghadiri undangan yang telah disebar oleh MUI dan Pemerintah Kab. Sukabumi untuk bersama-sama menghadiri acara Lailatul Ijtima, Sujud Syukur Pergantian Tahun Baru Islam 1441H bersama Bupati Sukabumi. Seperti diungkapkan seorang Warga, Aziz (30), salah satu peserta kegiatan yang datang dari Kecamatan Caringin.”Alhamdulilah tahun ini saya bisa hadir untuk mengikuti acara Sujud Syukur awal tahun bersama Bupati”. Ungkapnya

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi, Polres Sukabumi, Para Kepala Dinas di lingkungan Pemkab. Sukabumi, Ketua Umum MUI Kab. Sukabumi, Ketua DMI Kab. Sukabumi, Ketua FKUB Kab. Sukabumi, Ketua BAZNAS Kab. Sukabumi, dan sejumlah Ormas Islam, Para Kiyai Pimpinan Pondok Pesantren beserta Santri dan masyarakat Sukabumi lainnya.

Dalam Sambutannya Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengajak seluruh masyarakat Sukabumi terutama kaum Muslimin untuk menyambut Pergantian Tahun Baru Hijriah ini dengan gembira, terlebih di Bulan Muharam itu memiliki sejarah tersendiri bagi masyarakat Muslim Sukabumi, karena menurutnya di bulan Muharram ini pada tahun 2002 yang lalu Kabupaten Sukabumi telah mendeklarasikan penegakan Syari’at Islam. “Bagi Masyaraakt Sukabumi bulan Muharram sangat bersejarah, karena tanggal 10 Muharram di tahun 2002 lalu, para ulama dan umaro pendahulu kita sudah mendeklarasikan syari’at Islam”. Kenangnya

Di akhir Sambutannya, Bupati Sukabumi melaunching pelaksanaan Pawai Obor secara simbolik yang dilaksanakan masyarakat Sukabumi di berbagai tempat, baik di lingkungan pesantren maupun di instansi pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa-desa di lingkungan Kab. Sukabumi.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan