Musibah bencana longsor yang menimpa warga kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi menjelang pergantian tahun 2019 (31.12.2018), masih menyisakan duka bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi. Tak terkecuali bagi Keluarga Besar Nahdliyyin Sukabumi. Merespon duka bencana tersebut Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kab. Sukabumi ikut ambil bagian, dengan sigap selain melakukan do’a dan shalat ghaib bagi para korban yang meninggal dalam bencana tersebut. Sejak awal kejadian PCNU melakukan aksi nyata yang di awali oleh para generasi muda NU dalam hal ini para personil Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) dari kecamatan Cikakak dan Pelabuhanratu langsung diterjunkan ke lokasi bencana.

Namun tidak cukup itu, dibawah koordinasi Sekretaris PCNU Kab. Sukabumi, H. Dadang Suparman Shiddieq, bersama LAZIS-NU dan Unsur NU lainnya, hari ini (01.01.2019) PCNU Kab. Sukabumi menurunkan personil tambahan sekaligus membuka POSKO Bantuan di Sekitar Lokasi Bencana. “Kita akan terus berkoordinasi dengan banyak pihak, untuk bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang jadi korban di Cisolok”. Ungkapnya melalui WAG PCNU Kab. Sukabumi.

Adapun selain personil Tambahan yang ikut dikirimkan melalui lebih dari 3 unit mobil yang diberangkat siang ini dari Kantor PCNU Kab. Sukabumi, personil gabungan ini juga turut serta membawa bantuan lain seperti 3 Ton Beras yang akan dikirim bertahap, 100 dus mie instan, 200 Kg Telur, 30 kodi pakaian layak pakai serta uang 15 Juta Rupiah. Seperti dilansir hari ini oleh berita NU Online, Selasa (1/1). Dan Malam ini, menurut informasi yang dihimpun oleh lensabhineka.com bantuan yang dibawa bersama rombongan PCNU Kab. Sukabumi sudah tiba di sekitar lokasi bencana, seperti yang diungkapkan Kasatkoryon Banser Kec. Cicantayan, Abdurrohim, yang turut dalam rombongan tersebut. “Alhamdulilah setelah melalui perjalanan panjang, kami sampai juga di lokasi”. Ungkapnya.

Adapun hasil pantauan kami dari data sementara hasil koordinasi dengan Bupati, Kapolres, Dandim, koordinator Pos Sukabumi dan Kepala Desa Sirnaresmi, jumlah terdampak bencana sampai pukul 17.00 (01.01.2018) terdiri dari 32 KK (101 orang) terdiri dari;63 orang korban selamat, 3 orang korban luka berat, 11 orang meninggal dunia dan 24 dinyatakan masih hilang dalam pencarian, dan proses pencarian sementara dihentikan karena cuaca dan keterbatasan sarana di malam hari.

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.